Anak Demam? Ini Dia Cara Tepat Menurunkan Demam Pada Anak

Anak Demam? Ini Dia Cara Tepat Menurunkan Demam Pada Anak

Jika anak Anda terbangun di malam hari kemudian anak demam, menangis dan kulitnya memerah, Anda harus segera mengukur suhu tubuhnya untuk mengetahui apakah yang terjadi pada anak. Ada banyak alasan mengapa si kecil mungkin mengalami demam.

Meskipun demam ini tidak berbahaya, tapi terkadang penyebab utamanya bisa jadi membahayakan. Bayi memang lebih mungkin mengalami demam jika kita bandingkan dengan anak yang lebih besar.

Bayi yang baru lahir yang masih berumur 3 bulan sebaiknya harus segera diperiksa oleh dokter untuk mengetahui penyebab demam. Jika bayi berusia 3 bulan ke atas demam ringan dia bisa dirawat di rumah dengan perawatan yang tepat dan pastikan tidak ada gejala lain yang muncul. Bayi yang mengalami demam tinggi harus segera diperiksa oleh dokter.

Cara Menurunkan Demam

Anak Deman? Ini Dia Cara Tepat Menurunkan Demam Pada Anak

Jika demam anak Anda tidak terlalu tinggi , Anda mungkin bisa mengatasi demam di rumah dengan metode berikut:

Jika demam anak Anda tidak terlalu tinggi , Anda mungkin bisa mengatasi demam pada anak di rumah dengan metode berikut:

  1. Sesuaikan Baju
    Jika anak demam Anda pakai bisa memakaikan pakaian yang ringan dan gunakan juga seprei atau selimut tipis agar mereka tetap nyaman dan sejuk. Mengenakan pakaian yang berlebihan pada anak Anda dapat mengganggu metode pendinginan alami ditubuh mereka.
  2. Turunkan Suhu
    Pastikan Anda menjaga agar rumah dan kamar anak Anda tetap sejuk. Hal ini dapat membantu mencegah anak dari kepanasan.
  3. Mandi Air Hangat
    Cobalah menyeka anak Anda dengan air hangat. (Suhu airnya harus terasa hangat, tetapi tidak panas, jika disentuh di lengan bagian dalam Anda.) Pertahankan pengawasan selama mandi untuk memastikan keamanan air. Hindari untuk menggunakan air dingin, karena dapat menyebabkan anak menggigil, kemudian suhu pun bisa meningkat. Keringkan anak segera setelah mandi dan kenakan pakaian ringan ya.
  4. Minum Air Putih
    Jika demam anak bisa juga terkena dehidrasi. Berikan anak air putih, ASI atau susu formula dan pastikan juga anak Anda meneteskan air mata saat menangis, mulutnya lembab, dan buang air kecil secara teratur. Selain cara di atas kamu juga bisa menghubungi dokter untuk mendiskusikan cara menjaga agar anak Anda tetap terhidrasi.

Hal-hal yang Harus Dihindari

Ada beberapa hal yang tidak boleh Anda lakukan jika anak demam:

  • Jangan tunda pertolongan medis jika anak Anda tergolong masi bayi baru lahir apalagi jika demam terus menerus atau bayi pun terlihat sangat sakit.
  • Tidak memberikan sembarangan obat kepada anak Anda tanpa terlebih dahulu memeriksa suhu tubuhnya dan berkonsultasi dengan dokter Anda.
  • Jangan gunakan obat yang ditujukan untuk orang dewasa.
  • Jangan menggunakan baju yang berlebihan pada bayi Anda.
  • Hindari mengunakan es untuk menurunkan suhu bayi Anda.

Baca juga: 3 Vitamin untuk Anak. Membantu Menjaga Daya Tahan Tubuh

Pastikan untuk selalu memantau suhu anak Anda selama anak demam, amati juga gejala serta perilaku lainnya untuk menentukan apakah Anda harus menghubungi dokter atau tidak. Kamu harus segera menghubungi dokter jika:

  • Peningkatan suhu semakin tinggi
  • Mereka mengalami demam yang berlangsung lebih dari 24 jam atau yang terjadi secara teratur
  • Mereka mudah tersinggung (sangat rewel) atau lesu (lemah atau lebih mengantuk dari biasanya)
  • Suhu bayi Anda tidak turun dalam satu jam atau lebih setelah minum obat dengan dosis yang tepat
  • Muncul gejala lain seperti ruam, kurang makan, atau muntah
  • Dehidrasi (tidak menghasilkan air mata, ludah, atau hingga jarang buang air kecil)

Semoga informasi mengenai menurunkan demam pada anak bisa bermanfaat untuk kamu ya!